Berawal dari rasa kepedulian sosial terhadap sesama dan seringnya melakukan kegiatan berbagi, Lisna Azhari bersama kawan-kawannya mendirikan komunitas sosial bernama Peso Banten.
 
Peso Banten yang artinya Perempuan Sosial Banten, kata Lisna, awalnya berasal dari ketidaksengajaan dari kebiasaan dirinya yang suka melakukan santunan buat anak yatim.
 
“Ya,  karena kebiasaan itu teman-teman jadi tahu dan beberapa dari mereka suka ikut titip dana untuk menyumbang dan lama kelamaan banyak yang ikut sumbangan juga,” kata Lisna beberapa waktu lalu.
 
Di sinilah Lisna mulai coba masuk dan saat arisan mengajak mereka untuk bergabung dengan apa yang dirinya lakukan dan membentuk komunitas sosial Peso Banten di tanggal 14 desember 2017.
 
Di bulan yang sama, Peso Banten langsung berkegiatan. Komunitas sosial ini mengalirkan bantuan untuk korban bencana puting beliung di Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, Selasa (19/12/2017). Bantuan berupa sembako, pakaian layak pakai, dan uang disalurkan untuk 50 kepala keluarga (KK) yang rumahnya rusak akibat puting beliung.
 
Pun dengan aksi-aksi sosial selanjutnya, Peso Banten berkolaborasi bersama PPM banten danmen27yudhaputra menggelar bakti sosial meringankan beban korban Tsunami Banten pada 2018 lalu.
 
Peso Banten yang sekarang berjumlah kurang lebih 35 orang ini menamakan  para anggotanya dengan sebutan srikandi Peso. Anggota komunitas sosial Peso Banten berasal dari kota Serang dan Tangerang dengan profesinya masing-masing.
 
Beberapanya ada yang pengusaha wanita, usaha butik dengan brand sendiri, pejabat, pegawai bank, founder universitas dan beberapa sekolah, owner restoran, notaris, PNS, dokter dan ibu rumah tangga.
 
Lingkup kegiatan komunitas sosial ini khususnya di wilayah Banten dengan melakukan santunan-santunan, buka bareng saat bulan ramadan bersama anak-anak yatim, kaum duafa, dan menggalang dana apabila terjadi bencana.
 
Lisna mengatakan visi dan misi Peso Banten tidak terlalu muluk-muluk. Pasalnya, Peso Banten hanya mau berbagi kebaikan dengan sesama yang kurang beruntung.
 
“Kita merasa berharga menjadi manusia karena bisa menolong manusia lainnya walaupun sedikit dengan keterbatasan kita punya untuk memberi mereka,” kata Lisna.
 
Selama berada dalam komunitas ini banyak sekali pengalaman menarik yang dirinya alami. Lisna bisa tahu dan pergi ke daerah terpencil walaupun harus menempuh jarak yang jauh tetapi srikandi-srikandi Peso Banten selalu happy.
 
Srikandi Peso Banten selalu kompak dalam melayani dan ikhlas memberi kepada orang yang membutuhkan. “Hikmah kebersamaan kita itu Alhamdulillah berguna buat orang lain, tuturnya.
 
Dan harapannya, semoga Allah SWT selalu memberikan srikandi Peso Banten kesehatan, panjang umur, bahagia selalu bersama keluarganya, mudah mendapat rejeki halal supaya yang disedekahkan itu berkah.
 
 “Semoga srikandi Peso Banten terus selalu solid dan kompak dalam kegiatan sosial dan peduli kepada sesama dan harus saling asah, asih, asuh,” pungkas Lisna.