San Francisco: (415) 213-7323, Los Angeles (La Habra): (562) 383-2100

Genjot Pertumbuhan Ekonomi KEK Harus Dioptimalkan

KabariNews - Pada 5 November 2015 yang lalu, pemerintah mengeluarkan paket kebijakan yang ditujukan untuk mendorong pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK). Salah satu manfaat yang diharapkan dengan dikeluarkannya paket kebijakan keenam ini, dan juga sejumlah paket kebijakan lainnya tahun lalu, adalah terdongkraknya kinerja sektor industri nasional, sehingga pada gilirannya diharapkan mendorong pertumbuhan ekonomi nasional yang sedang mengalami perlambatan. KEK memang seringkali diposisikan s...

Read more

Pengamat: Penurunan Harga BBM Dinilai Tidak Signifikan

KabariNews - Pemerintah memutuskan untuk menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai  5 Januari 2016.  Termasuk harga Premium yang turun Rp.150 dari yang semula Rp.7.300 per liter menjadi Rp.7.150 per liter. Pengamat Energi UGM, Dr. Fahmy Radhi, M.B.A., menilai penurunan harga BBM yang dilakukan pemerintah hanya sia-sia.  Penurunan harga premium sebesar Rp.150 tidak akan memberikan dampak yang signifikan bagi rakyat Indonesia. “Penurunan harga premium tidak akan berdampak dan kurang member...

Read more

Catatan Awal Kebijakan Fiskal 2015 dan 2016 Versi Core

KabariNews - Pertumbuhan ekonomi tahun 2015 yang baru saja berlalu diperkirakan hanya mencapai 4,7 persen. Pengeluaran pemerintah yang diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi ternyata hanya tumbuh 3,9 persen selama tiga kuartal pertama 2015 dengan kontribusi terhadap PDB sebesar 8,5 persen. Memasuki awal tahun 2016 ini, CORE Indonesia memberikan sejumlah catatan penting terkait dengan kebijakan fiskal yang dijalankan selama tahun 2015 lalu yang patut diambil sebagai pelajaran untuk tahun ...

Read more

Tingkatkan Pelayanan, Pos Indonesia Bersinergi dengan Lima BUMN

KabariNews - Dalam rangka pengembangan bisnis dan peningkatan kinerja internal perusahaannya, PT POS Indonesia melakukan bersinergi dengan Lembaga Sosial Rumah Amal Salman ITB serta lima BUMN yaitu Bank Mandiri, Bio Farma, Kimia Farma, Telkom, dan Pertamina. Penandatanganan sinergi tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Kesepahaman Bersama yang dilakukan oleh Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Gilarsi W. Setijono di Graha Pos Indonesia Bandung (29/12). Kesepahaman bersama ini sebaga...

Read more

Ekspor Tuna Indonesia Mendominasi Pasar AS di 2015

KabariNews  - Sektor perikanan memberi angin segar bagi nilai ekspor terutama ke Amerika Serikat. Pemerintah melalui Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mencatat prestasi di 2015, dimana ekspor tuna dari Indonesia telah mendominasi pasar Amerika Serikat, meningkat hingga 7,73 persen. Angka tersebut juga mengalahkan nilai ekspor dari dua negara yang tercatat sebagai peringkat tiga besar pengekspor tuna ke Amerika Serikat, yakni Thailand dan Filipina. Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing K...

Read more

Indonesia Penyuplai 80% Kebutuhan Rotan Dunia

KabariNews -  Pemerintah melalui Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan meresmikan Sistem Resi Gudang (SRG) rotan pertama di Indonesia pada  (22/12). Lokasi pergudangan berada di Kawasan Industri Rotan Hampangen, Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Sebagai penghasil rotan terbesar di Kalimantan, kabupaten ini diharapkan mampu mengoptimalkan integrasi hulu dan hilir, antara kebutuhan petani dengan industri. Staf Ahli Menteri Perdagangan Bidang Manajem...

Read more

Tempo Scan Raih Penghargaan “Best of The Best” Forbes Indonesia

KabariNews  - Memasuki akhir tahun 2015 ini, PT Tempo Scan Pacific, Tbk. atau Tempo Scan kembali menyabet beberapa penghargaan bergengsi atas performa kinerjanya. Kali ini Tempo Scan menyabet penghargaan dari Forbes Indonesia sebagai salah satu dari 50 perusahaan terbaik. Penghargaan bagi perusahaan-perusahaan publik terbaik yang sudah digelar kelima kalinya sejak tahun 2011, dimaksudkan untuk menunjukkan performa terbaik bagi 50 perusahaan yang masuk dalam daftar “Best of the Best”. Penghargaan...

Read more

Pertamina Siap Investasi US$5,31 miliar di Tahun 2016

KabariNews -  PT Pertamina (Persero) merencanakan peningkatan investasi menjadi sebesar US$5,31 miliar pada 2016 atau naik 20,7% dibandingkan dengan tahun ini sebagai upaya perusahaan untuk memacu kinerja baik dari hulu hingga hilir. Hal tersebut tergambar dalam Keputusan Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina mengenai Pengesahan Rencana Kerja dan Anggaran Perusahaan (RKAP) PT Pertamina (Persero) tahun 2016 di Jakarta, Senin (21/12). Dalam RKAP 2016, Pertamina juga mematok aset konsolidasia...

Read more