San Francisco: (415) 213-7323, Los Angeles (La Habra): (562) 383-2100

Tidak Memiliki Biaya Hidup, 3 WN Nigeria Ditolak Masuk ke Indonesia

KabariNews –Kantor Imigrasi melakukan penolakan kepada 3 orang WN Nigeria yang datang dengan pesawat Etihad Airways Dari Abu Dhabi Pukul 15.30 WIB pada 2 Januari 2017. Mereka antara lain berinisial EEK (54 tahun), IFM (56 tahun), dan NC (28 tahun). Ketiga pria asal Nigeria ini tidak diijinkan memasuki wilayah Indonesia karena tidak dapat memberikan keterangan yang jelas mengenai maksud tujuan kedatangannya ke Indonesia. Selain itu mereka tidak memiliki biaya hidup yang cukup selama tinggal di I...

Read more

Ratusan Orang Asing Terjaring Operasi Pengawasan Orang Asing

KabariNews - Pada penutup tahun 2016, Direktorat Jenderal Imigrasi menggelar Operasi Pengawasan Orang asing dalam rangka penertiban dan pengamanan malam tahun baru. Target dari  kegiatan  yang dilaksanakan pada 31 Desember ini adalah tempat hiburan malam yang diduga memfasilitasi kegiatan Orang asing yang dilakukan secara illegal. Operasi Pengawasan Orang Asing ini digelar di Wilayah DKI Jakarta, serta beberapa  wilayah lain yang dilaksanakan oleh Direktorat Pengawasan dan Penindakan Keimigrasia...

Read more

Congrats! Film Hangout Tembus 2 Juta Penonton

KabariNews – Film hangout garapan Raditya Dika mendapat respon positif dari publik. Hanya dalam rentang waktu 13 hari, telah menembus 2 juta penonton. Raditya Dika dalam akun instagramnya @raditya-dika, mengucapkan terima kasih kepada para penonton film Indonesia. “Belum 2 minggu tembus 2 juta. Masih main di banyak layar. Habiskan gaes!,” tulis Raditya. Pencapaian film Hangout ini juga disyukuri para pemainnya. Sebut saja Titi Kamal, Dinda Kanya Dewi, Gading Martin hingga Soleh Solihun. “ Hore...

Read more

Tidak Jelas Kegiatannya, WN Nigeria Ditolak Masuk ke Indonesia

KabariNews – Keimigrasian melakukan penolakan masuk terhadap satu orang WN Nigeria yang datang dengan pesawat Garuda GA 865 dari Bangkok pukul 10:45 WIB pada 2 Januari 2017. WN Nigeria ini berinisial KUO (35 tahun). Yang membuat KUO tidak diijinkan masuk ke Indonesia, karena tidak dapat memberikan keterangan yang jelas mengenai maksud dan tujuan kedatangannya ke Indonesia. Tak hanya itu, ia juga tidak memiki reservasi hotel. Persoalan lain, ia tidak memiliki biaya hidup yang cukup selama tingga...

Read more

Hati-hati! Tembakau Gorila, Jenis Baru Zat Narkotika

KabariNews - Setelah sempat menghebohkan masyarakat kehadiran tembakau gorila sebagai zat narkotika jenis baru kini hal tersebut mencuat kembali. Kali ini tembakau gorila dikaitkan dengan adanya broadcast yang beredar di masyarakat tentang sebuah kasus yang sedang ramai diperbincangkan. Tembakau dengan nama umum yang tampak keren gorila masuk dalam klasifikasi new psychoactive substances dengan nama AB-CHMINACA ini, sebelumnya telah dirilis Badan Narkotika Nasional pada  25 Mei 2016. Dalam rili...

Read more

Menyalahi Izin Tinggal, Tim PORA Tangkap WNA Tiongkok di Kediri

KabariNews - Operasi rutin Pengawasan Orang Asing yg dilakukan oleh Tim Pengawasan Orang Asing (PORA) kantor imigrasi Kediri mengamankan WNA Tiongkok yang menyalahi izin tinggal sebagai distributor handphone. Operasi dilaksanakan pada 29 desember 2016 berhasil menangkap 4 orang WNA Tiongkok di perumahan Persada Asri Kelurahan Balowerti Kota Kediri dengan barang bukti ratusan handphone. “Dari operasi ini ditemukan 3 orang tidak dapat menunjukan paspor . Saat ini keempat WNA tersebut dimasukan k...

Read more

Akui Hak Masyarakat Adat, Presiden Jokowi: Negara Hadir Berpihak pada Rakyat

KabariNews - Sebagai pelindung nilai-nilai asli bangsa Indonesia, Negara juga hadir untuk berpihak kepada masyarakat, khususnya masyarakat hukum adat. Tekad tersebut disampaikan Presiden Joko Widodo pada acara Peresmian Pengakuan Hutan Adat, Jumat, 30 Desember 2016 di Istana Negara, Jakarta. "Kita semua mengetahui bahwa sejak dulu masyarakat hukum adat sudah mampu mengelola hutan adat secara lestari berdasarkan kearifan lokal yang ada. Masyarakat hukum adat sejak dulu juga sudah tahu dan sudah ...

Read more

Pembagian Urusan Pemerintah Pusat dan Daerah Agar Pemerintahan Efektif

KabariNews - Presiden Joko Widodo tegaskan jajarannya untuk mempersiapkan peralihan urusan pemerintahan konkuren agar tak mengganggu kinerja dan pelayanan masyarakat. Hal tersebut disampaikannya saat memimpin rapat terbatas (ratas) bersama Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Kamis, 29 Desember 2016, di Kantor Kepresidenan Jakarta. "Saya tekankan bahwa tujuan utama pembagian urusan pemerintahan konkuren ini adalah membuat penyelenggaraan pemerintahan semakin efektif dan semakin efisien, bukan justru...

Read more