San Francisco: (415) 213-7323, Los Angeles (La Habra): (562) 383-2100

Video: Kisah Awang Diaspora Indonesia, Dari Cuci Piring Hingga Bisnis Kuliner Nusantara di New York

KabariNews - Banyak sebagian Warga Negara Indonesia (WNI) pergi merantau ke luar negeri untuk meraih sukses serta impiannya. Begitupun dengan Awang, salah satu diaspora Indonesia di New York, Amerika, menceritakan kisah bisnis kulinernya di negeri Paman Sam. Pada tahun 2000 ia datang ke Amerika, berawal dari bekerja sebagai cuci piring hingga menjadi juru masak tak membuat Awang menyerah, ia pun tetap gigih menjalankan profesinya itu hingga kini mendirikan usaha resto yang cukup dikenal di Qu...

Read more

Video: Mendidik Anak Autis Adalah Anugerah Terindah

KabariNews - Terlahir dengan nama Umiyati di Temanggung, Jawa Tengah, 50 tahun yang lalu, Ima merupakan bocah miskin anak dari petani penggarap. Tapi tekadnya untuk maju sangat kuat. Dia pun rela tinggal di asrama panti asuhan agar bisa makan banyak dan bersekolah. “Ini adalah keagungan Tuhan, saya sebetulnya dari keluarga yang sangat miskin, bukan hanya miskin, karena orang tua saya hanya buruh tani, artinya tidak punya lahan pertanian,“ kata Ima Sejak kecil Ima suka belajar, dan keti...

Read more

Video: Imaculata Tanamkan Anak Autis Untuk Mandiri

KabariNews - Bahagia, satu kata yang punya penjabaran tersendiri bagi masing-masing orang. Bahagia menurut Imaculata adalah bisa bercengkrama, perduli dan memberi perhatian kepada anak-anak autis. Ditengah kesibukan sebagai seorang guru dan aktif mengikuti seminar-seminar di seluruh Indonesia serta kegiatan lainnya menjadi komisioner dari Komisaris Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) tak membuatnya merasakan lelah bahkan mengeluh untuk terus mendidik anak-anaknya. Membawa misi menjadikan a...

Read more

Video: Bayu Gawtama, Bangun Unit Bisnis, Biayai Sekolah Relawan

KabariNews - Sebagai organisasi kemanusiaan yang baru berdiri, diakui Bayu Gawtama membutuhkan waktu untuk mendapatkan donatur. Karena itu, sejak 2 tahun lalu, Gaw panggilan akrabnya membangun CV Sekaya Reta. “Sekarang Sekolah Relawan punya unit bisnis. Kita bergerak di bidang food and beverage, kemudian minuman makanan yang kita buat, ada appareal, baju, merchandise dan lain-lain. Tumbler, traveling, ticketing dan agen perjalanan juga,” kata Gaw. Semua unit bisnis ini dikerjakan oleh para re...

Read more

Video: Bayu Gawtama, Menolong Karena Ditolong

KabariNews - Membangun Sekolah Relawan sejak 4 tahun lalu merupakan cara Bayu Gawtama membalas jasa kepada orang-orang yang telah menolongnya. Bagi Gaw, hidupnya banyak dibantu orang. Karena itu, melalui Sekolah Relawan, ia ingin membantu orang lain. “Saya dari kecil, hidup saya banyak dibantu orang. Jadi saya bernazar, gue harus jadi orang, sukseslah berada. Sehingga gue bisa bantu orang lain. Jadi berbagi itu bukan karena kita kaya, tapi kita pernah merasakan atau berada di posisi yang sa...

Read more

Video: Bayu Gawtama: Kebaikan Ada Jalannya, Kebaikan Ada Pengikutnya

KabariNews - Perpisahan orangtua di saat balita mengajarkan arti hidup bagi Bayu Gawtama. Hidup yang sulit menjadikannya menjadi pribadi gigih. Tahun 2013, ia membangun Sekolah Relawan. Tak hanya itu, ia mengambil keputusan berani dengan memutuskan meninggalkan kemapanan karir. Bagaimana kisahnya? Cuaca yang cerah menyambut Kabari saat tiba di kantor Sekolah Relawan di daerah Depok, Jawa Barat. Tak lama menunggu, Bayu Gawtama tiba. “Tunggu sebentar ya,” ucapnya kepada Kabari. Pria yang akra...

Read more

Video: Football for Peace 2017

KabariNews - Memasuki tahun keempat Uni Papua berdiri, tahun ini digelar ajang Football for Peace 2017. Event ini merupakan pertama kalinya digelar di Indonesia. “Uni Papua dipercaya oleh Kemenlu untuk mengemas event yang sangat unik ini. Visi misi acara ini sama dengan Uni Papua, meminjam sepakbola untuk kampanye perdamaian. Sekaligus memperkenalkan Uni Papua kepada komunitas diplomatik dan ekspatriat. Jadi pesertanya mereka. Nah event ini sangat penting dan strategis untuk Uni Papua, Kemenlu d...

Read more

Video: Dari Papua untuk Indonesia ke Dunia

KabariNews - ‘Tuhan sudah mencukupi kebutuhan kita. Jadi sekarang kita coba mencukupi kebutuhan orang-orang di sekitar kita’. Kalimat ini menjadi kekuatan bagi Harry Widjaja yang kini memilih hidup untuk orang banyak melalui Uni Papua. Kepada Kabari, pria yang pernah bekerja di bank ini menceritakan momentum membangun Uni Papua. “Suatu hari di Biak, saya ngeliat masalah-masalah di Papua itu cukup membuat saya depresi. Kok ada di Indonesia, ada satu daerah yang disebut Papua, yang katanya kaya...

Read more