San Francisco: (415) 213-7323, Los Angeles (La Habra): (562) 383-2100

Seribu Tahun Cahaya James F. Sundah

Komponis, penulis lagu, dan produser legendaris Indonesia James F. Sundah, yang dikenal melalui karya ikonik Lilin-Lilin Kecil yang dinyanyikan Chrisye (1977), akhirnya merilis karya baru dan istimewa berjudul Seribu Tahun Cahaya yang dirilis secara serentak dalam tiga bahasa (Indonesia, Inggris, Jepang) dari tiga benua (Asia, Amerika dan Eropa). Jauh sebelum ini, pada tahun 1996, James F. Sundah bersama Titiek Puspa, bekerjasama dengan duo musisi rock member band legendaris Scorpions, Klaus Me...

Read more

Wakil Indonesia, Aura Quanaisha Juara Miss Teen of the Universe 2025 di Jaipur India

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh wakil Indonesia di kancah internasional.  Aura Quanaisha, atau yang akrab disapa Quan, berhasil meraih gelar Miss Teen of the .Universe 2025 pada malam final yang digelar di Jaipur, India, Sabtu (11/10). Quan, Miss  Teenager Indonesia 2024 dan juga Brand Ambassador 88 Acne Cream by Meccaya ini sukses  mengungguli finalis dari Kolombia, India, Belanda, dan Kamerun di babak akhir kompetisi. Selain menyabet mahkota utama, Quan juga meraih tiga pengharga...

Read more

Aktivis Muda Indonesia Bangun Gerakan di Hutan Amazon

Sekitar 80 anak muda dari berbagai negara tidur di hammock, berdiskusi di tepi sungai, dan berkonsolidasi di hutan Mato Grosso, Brazil. Dari tempat sederhana tanpa dinding itu, mereka merancang strategi menuju Konferensi Perubahan Iklim PBB (COP 30) yang akan digelar November mendatang di Belem. Pertemuan ini bertajuk Co-Creation Meeting For The Campaign Alliance of Peoples For The Climate. Selama beberapa hari, para peserta saling bertukar ide, membangun solidaritas, dan menyiapka...

Read more

Cerita Desainer Migi Rihasalay dan Bendera Merah Putih

Dengan penuh rasa bangga dan hormat, Migi Rihasalay menjahit bendera Merah Putih menggunakan tangan secara manual. Jahitan jelujur yang ia buat bukan sekadar menyatukan dua kain merah dan putih, tetapi menjadi simbol cinta tanah air yang mendalam. Dengan penuh ketelitian, Migi Rihasalay menatap kain merah dan putih yang terbentang di hadapannya. Jarum dan benang ia genggam erat, bergerak pelan namun pasti menjahit setiap helai kain menjadi satu. Ia memilih menjahit dengan tangan, bukan mesin...

Read more

Video: Crowning the Universe, Maha Karya ala Naomi Julia Soegianto

Indonesia berbangga atas kepercayaan yang diberikan pada desainer jewelry negeri ini, Naomi Julia Soegianto, untuk membuat mahkota Miss Universe Indonesia, Miss Universe Singapura, dan Miss Universe Hong Kong untuk tahun 2025. Ini merupakan kepercayaan kedua setelah tahun lalu, 2024, Naomi juga diminta membuat mahkota Miss Universe Indonesia (MUI). Kepercayaan ini lebih dari sekadar permintaan akan sebuah produk penting bagi ajang pageant dengan payung Internasional ini, namun juga menunjukkan ...

Read more

Bumi Wastra Nusantara: Merajut Warisan Nusantara, Membawa Tenun ke Panggung Dunia

Di balik meriahnya gelaran Living Heritage: Culture Motion yang digelar untuk memperingati Hari Tenun Nusantara, terdapat sosok penting yang menjadi motor penggerak pelestarian wastra Indonesia, yakni PT Bumi Wastra Nusantara (BWN). Perusahaan ini tidak hanya hadir sebagai pelaku industri mode, melainkan juga sebagai cultural movement yang memperjuangkan agar kain tradisional Indonesia terus hidup, bertransformasi, dan mendunia. Didirikan oleh Jumarni Fare, S.S, M.M, seorang desainer dan pegiat...

Read more

Wawancara: Kamila Batavia “The Princess of Batavia” Bawa The Scent of Camellias ke Panggung Eropa dan Indonesia

Kamila Batavia, penyanyi dan penulis lagu asal Jakarta yang menetap di Hamburg, baru saja menuntaskan tur internasional untuk mempromosikan debut EP The Scent of Camellias.  Membawa persona “The Princess of Batavia”, ia tampil di Hamburg, Jakarta, Tangerang, hingga Cologne dengan sajian musik baroque-pop ethereal berpadu puisi puitis. Tur ini bukan sekadar rangkaian konser, tetapi juga perjalanan batin yang ia sebut sebagai jembatan antara dua benua. Independensi Kamila dalam menggelar tur tanp...

Read more

Nukila Evanty Refleksi 3 Tahun Lakukan Advokasi pada Masyarakat Rempang                             

Bagi seorang Nukila Evanty, hidup adalah pengabdian. Pengabdian ini dilakukan bagi sesama, terutama masyarkat termarjinalkan yang membutuhkan bantuan. Dalam dua dekade terakhir, Nukila mengunjungi berbagai daerah di Indonesia, untuk melakukan advokasi. Salah satunya di Rempang, Kepulauan Riau. Nukila sebagai ketua Inisiasi Masyarakat Adat (IMA), mengatakan pengalamannya melakukan advokasi selama 3 tahun di Pulau Rempang, seharusnya menjadi pembelajaran bagi aktivis dan pegiat kemanusiaan lainny...

Read more